Bos yang Aneh !

Pertanyaan / Isu

Mohon pencerahan nich ,
Saya bekerja disebuah perusahaan yang banyak sekali menyimpang dari uu naker spt upah < UMR , sistem PKWT yang didahului masa percobaan , naker yg tidak dicover kontrak tertulis dll
Akan tetapi kalau owner diingatkan bahwa itu menyalahi regulasi , maka ybs bilang ini perusahaannya. Siapa yang mau ya take it dan yg tidak mau silahkan go way.
Ini khan sangat beresiko , karena kita sbg HRD yg berada di garis depan. Mohon saran bagi saya juga bagi perusahaan.
Tanggapan I

Mengundurkan diri dan mencari pekerjaan lain mungkin merupakan solusi, tetapi alangkah lebih indah jika kita sebagai HRD bisa mengajari pengusaha utk menjalankan sistem dan strktur SDM secara benar sesuai ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku.Tapi tentunya kita harus pintar memanage resiko, dikarenakan ada beberapa tata cara yang terpaksa kita lakukan tidak sesuai dengan aturan normatif. Jangan sampai kita selaku pegawai terseret oleh tanggung jawab dari pemilik dan para pemegang saham. Misalnya: penggunaan kalimat “mewakili, untuk dan atas nama perusahaan ” pd saat penandatanganan kontrak karyawan, atau mintakan surat kuasa kepada pemilik shg posisi kita aman.

Tanggapan II
Assalaamu alaikum ww,
ya, saya juga pernah sbg konsultan mengalami hal yang sama,boss menantang aturan Depnaker dengan bikin aturannya
sendiri…waktu saya coba ingatkan baik2,dia jawab:”ya silahkan saja kerja di Depnaker,kalau disini ya ikuti aturan saya…saya yang punya ya sekehendak saya…”
Selama 3 bulan berikutnya saya mencoba “bujuk” beliau dengan halus dan konsisten utk bisa menyesaikan diri
Tetapi karena beliau berkukuh dan makin tidak mau kompromi,saya yang terjepit antara beliau dan teman2 karyawan yang menghendaki peraturan Depnaker diterapkan….(misalnya mengenai penyediaan Jamsostek,juga mengenai hak cuti)
Akhirnya saya mengundurkan diri, karena kalau tidak ya akan “mengkhianati” teman2 karyawan yang di”umpetin” hak2nya oleh
boss…hehehe
Memang keputusan yang pelik…tetapi menurut saya,lebih utama kredibilitas kita sbg konsultan d/p mengikuti boss yang aneh
dan tidak lazim dan kita yang nantinya ikut disalahkan….
Mudah2an  ada manfaatnya tulisan ini…salamkarib,
Tanggapan III
Tergantung dari cara kita memandang suatu permasalahan, jika kita memandang dari sudut pandang negatif, mungkin yang muncul ke permukaan adalah “permasalahan”, namun jika kita positive thinking, maka hal inilah yang dinamakan “tantangan”…sekarang tergantung bagaimana kita menyikapinya.
Semua pekerjaan itu pasti ada resikonya, jika kita memutuskan untuk pindah kerja, apakah kita menemukan hal yang sesuai di perusahaan lain tsb..?? jawabannya bisa iya bisa tidak…bagaimana kalau tidak..?? Apakah akan keluar lagi mencari pekerjaan yang sesuai harapan..?? Sampai kapan…??
Mumpung sekarang kita bekerja pada suatu perusahaan yang tidak sesuai dengan prosedur/ UU, maka inilah tantangan kita sebagai HR untuk “menaklukkan” permasalahan ini, caranya tergantung dari metoda pendekatan yang kita pakai dan disesuaikan dengan karakter atasan yang akan kita beri masukan tsb…bagaimana cara yang efektif..?? Mungkin dipelajari terlebih dahulu karakter ybs dan dicarikan “trik” agar masukan kita dapat diterima dengan baik. Pertanyaan selanjutnya, bagaimana jika masih susah juga…ingat pepatah “batu yang keras akhirnya bolong juga dengan tetesan air”..artinya dibutuhkan kemauan/niat yang kuat disertai komitmen yang gigih/ tidak gampang menyerah (istiqomah) untuk meyakinkan si boss agar berjalan sesuai dengan sistem yang berlaku.

ARTIKEL TERKAIT :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s